Powered By Blogger

Minggu, 18 November 2012

FEDORA 17 - ADOBE FLASH PLAYER 11.2

Hai para serdadu linux, sudah 2 bulan saya tidak meng-update blog ini karena sibuk mengurus blog tetangga hehe.
Kali ini saya mencoba berbagi install flash player di fedora 17 karena tiba-tiba adik ingin memutar streaming di youtube dan mengunduh video nya. Karena saat itu saya pasang fedora 17 hanya untuk keperluan kerja (ofiice) makanya tidak terpikirkan untuk memutar streaming hehe.

Ganti User menjadi Root
Buka terminal $ su -
Masukkan pasword

Pasang Paket Adobe Repo RPM

Versi 32-bit x86
rpm -ivh http://linuxdownload.adobe.com/adobe-release/adobe-release-i386-1.0-1.noarch.rpm
rpm --import /etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-adobe-linux
Versi 64-bit x86_64
rpm -ivh http://linuxdownload.adobe.com/adobe-release/adobe-release-x86_64-1.0-1.noarch.rpm
rpm --import /etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-adobe-linux

Update Repo
yum check-update

Pasang Adobe Flash Player nya
yum install flash-plugin nspluginwrapper alsa-plugins-pulseaudio libcurl

Cek Apakah Adobe Flash Player Sudah Berjalan
ketik about:plugins pada mozilla firefox browser
jika sudah ada shockwave flash maka sudah berhasil


 sumber : http://www.if-not-true-then-false.com/2010/install-adobe-flash-player-10-on-fedora-centos-red-hat-rhel/

 

Minggu, 23 September 2012

PERINTAH VI DI LINUX

Cerita nya sedang asyik ngoprek shared folders di virtualbox lalu ngutak-atik file /etc/fstab
alhasil tidak bisa masuk GUI, terpaksa harus melalui terminal tapi kesulitan untuk mengeditnya. Biasanya sih selalu pakai gedit tapi ini kan console harus menggunakan perintah vi

Berikut keterangan perintah dan fungsi nya


  • :q yaitu untuk keluar dari vi, jika ada perubahan yang belum disimpan sebelumnya, perintah ini tidak dapat dijalankan sebelum perubahan tersebut ditulis ke file (:w)
  • :x yaitu untuk menyimpan perubahan dan langsung keluar dari editor vi
  • :wq yaitu untuk menyimpan perubahan dan langsung keluar dari editor vi
  • :q! yaitu untuk keluar dari vi dan mengabaikan perubahan yang sudah dibuat sebelumnya


Moga bermanfaat

Jumat, 21 September 2012

FEDORA 17 - MENGINSTALL LIBREOFFICE 3.6.1

Dear all,

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman saat memasang libreoffice versi 3.6.1 di fedora 17.

Pertama unduh terlebih dahulu di http://www.libreoffice.org/download/ versi yang untuk rpm yah

Kedua, masuk ke direktori file tersebut disimpan

Ketiga, extract file tersebut
[root@beefy-miracle adhanhotel-f17]# tar -xvf LibO_3.6.1_Linux_x86_install-rpm_en-US.tar.gz

Keempat, masuk ke direktori hasil extract tadi
[root@beefy-miracle adhanhotel-f17]# cd LibO_3.6.1.2_Linux_x86_install-rpm_en-US/

Kelima, pasang semua paket yang terdapat dalam direktori RMPS

[root@beefy-miracle LibO_3.6.1.2_Linux_x86_install-rpm_en-US]# rpm -ivh RPMS/*.rpm

Keenam, pasang menu nya (kali ini berbeda dengan versi libreoffice 3.4)

[root@beefy-miracle LibO_3.6.1.2_Linux_x86_install-rpm_en-US]# rpm -ivh RPMS/desktop-integration/libreoffice3.6-freedesktop-menus-3.6.1-2.noarch.rpm

Selesai


Semoga bermanfaat yah








Selasa, 18 September 2012

ILC 2012 di Malang

Indonesia Linux Conference (ILC) merupakan ajang tahunan berkumpulnya para serdadu linux di seluruh penjuru Indonesia. Acara ini telah berlangsung di Malang pada 1 - 16 September tahun 2012 ini. Merupakan juga suatu rangkaian acara dari mulai Diskusi Panel, Linux Goes to School, Workshop Hardening Server,  Lomba Hardening Server, Seminar Nasional, KPLI Meeting.

Puncak acara terjadi pada 15 - 16 September 2012 yang berlokasi di Kampus STIKI Malang. Karena pada hari itu telah datang Pak Onno W Purbo (Membangun saluran tv edukasi berbasis linux) dan Pak Rusmanto M (pemberdayaan FOSS dalam dunia pendidikan) sebagai pemateri seminar nasional.

Kemudian ditutup dengan KPLI Meeting, merupakan suatu pertemuan antara KPLI seluruh Indonesia untuk melaporkan kegiatan mereka selama setahun dan merencanakan program selama setahun ke depan. Acara ini juga sekaligus membahas tentang penetapan tempat acara ILC 2013, KPLI Aceh ditunjuk sebagai KPLI yang siap melaksanakan ILC tahun depan.

Hampir semua KPLI (Kelompok Pengguna Linux Indonesia) mengutus perwakilannya untuk menghadiri acara ILC 2012 ini. Mereka datang dengan semangat open source dengan menggunakan Pesawat, ada juga yang datang dengan Kereta Api, dengan menggunakan Bus, ada pula yang datang dengan Motor. Sesuai dengan tema ILC 2012 Malang yaitu Mengangkat Derajat Bangsa dengan Menggunakan FOSS/Linux.

ILC 2012 Malang diketuai oleh Yudha Satia serta dibantu oleh KOLAM atau KPLI Malang, dan Mahasiswa STIKI Malang. sukses mengadakan acara ILC 2012 ini. Semua peserta hampir semua merasa puas karena pelayanan yang diberikan oleh panitia.

Oke salam open source, salam GNU Linux
Sukses untuk KPLI Malang / KOLAM untuk acara ini.
Ditunggu untuk KPLI Aceh untuk memberikan terobosan baru pada tahun depan.












Sabtu, 08 September 2012

LINUX MINT 13 - Modem 3g Tidak Terdeteksi Setelah Update












Hai semua salam hangat bagi para pecinta linux mint

Kali ini saya mau berbagi pengalaman saya ketika sehabis mengupdate linuxmint 13 di asus 1215b.
Awalnya setelah fresh install, modem huawei e160 saya bisa langsung terdeteksi dengan baik. Namun setelah melakukan update, malah tidak terdeteksi. Huft pusing tujuh keliling mencari solusi di forum ubuntu maupun linuxmint.
Akhirnya menemukan cara sebagai berikut :

Pastikan modem huawei nya dicolokkan ke netbook yah

Saat cek modem dengan perintah # lsusb
Modem tidak terdeteksi

Lalu coba dengan perintah  # sudo /etc/init.d/network-manager restart
Masih tidak terdeteksi

Lalu dicoba lagi dengan perintah # /usr/sbin/usb_modeswitch -I -W -s 10 -c "/12d1:1446" -v 12d1 -p 1446
Masih gagal juga

Lalu coba lagi dengan perintah # pluma /etc/modules
dengan menambahkan script option dan usbserial dibawahnya 

# /etc/modules: kernel modules to load at boot time.
#
# This file contains the names of kernel modules that should be loaded
# at boot time, one per line. Lines beginning with "#" are ignored.
lp
option 
usbserial

Masih gagal wae dah, puyeng banget....

Lalu dicoba lagi dengan perintah # gedit /etc/usb_modeswitch.conf
dengan mengubah DisableSwitching=0 menjadi DisableSwitching=1

# Configuration for the usb_modeswitch package, a mode switching tool for
# USB devices providing multiple states or modes
#
# Evaluated by the wrapper script /usr/sbin/usb_modeswitch_dispatcher
#
# To enable an option, set it to "1", "yes" or "true" (case doesn't matter)
# Everything else counts as "disable"


# Disable automatic mode switching globally (e.g. to access the original
# install storage)

DisableSwitching=1


# Enable logging (results in a extensive report file in /var/log, named
# "usb_modeswitch_" and probably others

EnableLogging=0

Akhirnya modem berhasil terdeteksi.... Alhamdulillah
Moga bermanfaat untuk para serdadu linux :)

Sabtu, 25 Agustus 2012

Sosok Aggry Tiharapitra

Konsisten adalah kata kunci menuju keberhasilan.
Yeah dahulu ketika saya pertama kali membuat blog ini, yang terbesit adalah saya harus selalu konsisten tiap minggu harus menulis sesuatu dan dituangkan ke dalam blog ini. Namun kesibukan dan rasa malas selalu menyelimuti jari ini untuk menulis.

Tapi tidak terlalu berpengaruh bagi saya yang jika mood tinggi baru bisa menulis. Baik terlepas dari itu semua, kali ini saya mencoba menceritakan dari mana ? dan dari siapa ? saya belajar mengenal teknologi informasi yang sekarang lebih sering disebut ICT / TIK. Pada saat saya duduk di sekolah menengah pertama saya mendapat pelajaran komputer. Tapi tidak tahu apa yang sedang dipelajari.

Kemudian masuk bangku sekolah kejuruan di kota bogor. Saya bertemu banyak teman dan beberapa menjadi sahabat karena mungkin misi kami sama yaitu berhasil di bangku kejuruan ini. Ups saya lupa menjelaskan sekolah kejuruan kami ini adalah sekolah menengah kejuruan negeri yang bergerak di kelompok pariwisata. Tepatnya kami ambil jurusan perhotelan, kenapa harus perhotelan ? Mungkin kami pun belum tahu jelas apa tujuan kami masuk sini. Tapi yang pasti kami akan berkarir di dunia perhotelan nantinya.

Kembali ke sahabat-sahabat saya yang lumayan dekat karena satu tujuan, satu pemikiran. Kami selalu pergi mengerjakan tugas bersama, entah di rumah si A, atau si U, atau mungkin di rumah si R dan bisa jadi di rumah saya sendiri. Kami selalu menempatkan minggu ini di rumah siapa. Yeah dulu penempatan ini diperhitungkan karena tugas kami harus mengandalkan komputer dan printer. Kami berpikir untuk hemat dan membentuk kelompok belajar sperti itu, Tapi dari kami berempat hanya saya yang belum punya komputer.

Berawal dari situlah saya mempunyai tekad dan selalu pergi ke rumah si A untuk sekedar belajar komputer. Walau jauh rumah si A di dareah Bojongsari Depok (daerah Parung). Karena sekolah kami Sabtu dan Minggu libur, kami selalu menyempatkan untuk main dan nginap walau tidak ada tugas sekolah.

Saya benar-benar diajari bagaimana mengetik dengan cepat, mengoperasikan komputer, memutar lagu atau pun film, memindahkan data dari komputer ke flashdisk atau sebaliknya. Walau secara tidak sadar saya banyak belajar dari sahabat-sahabat saya. Tapi Aggry Tiharapitra lah yang banyak membimbing saya.

Banyak hal yang saya pelajari dari Aggry, saya pun banyak bertanya ketika mendapat kesulitan saat di warnet atau ketika ingin membeli gadget saat itu. Dia merupakan orang yang sangat berpengaruh terhadap pengetahuan di bidang ICT. Setelah lulus sekolah, si Aggry dan si Udas melanjutkan kuliah bidang komputer di daerah bogor, sedangkan saya mendapat rejeki dan berkesempatan untuk melanjutkan kuliah tetap di bidang perhotelan.

Walau kami sudah jarang bertemu setiap hari tapi kami tetap berkomunikasi secara intens melalui media sosial. Mereka sekarang sudah bekerja di bidang masing-masing. Ya saya sangat bersyukur bertemu sahabat-sahabat yang bisa membantu saya bisa mengenal ICT. Sehingga saya pun sekarang bisa bertemu dengan komunitas linux di bogor.

Thank You my friend,
Thank You my brother,

Minggu, 22 Juli 2012

Fedora 17 - Memunculkan partisi ext4

Salam ngoprek !
Saya mendapatkan kesulitan setelah meng-install fedora 17 pada notebook acer 4530.
Kesulitan terjadi pada partisi yang saya buat saat instalasi.
Saya biasanya membuat partisi linux seperti ini :

/dev/sda1 untuk ext4 dan akan dipakai sistem sebesar 30gb

/dev/sda2 untuk swap sebesar 8gb

/dev/sda3 untuk ext4 partisi kosong yang akan diisi data sebesar 112gb


setelah instalasi selesai, saya mau copy-paste musik yang habis saya unduh ke partisi sda3 tersebut. namun tidak ada pilihan paste saat klik kanan.

Nah biasanya kalau tidak bisa seperti itu, saya punya langkah lain yaitu buka terminal

[adhanhotel-f17@beefy-miracle ~]$ su -

Password:

[root@beefy-miracle ~]# nautilus

munculah nautilus yang melalui root, biasanya bisa copy paste ke dalam sda3 tersebut.
Tapi kali ini kasusnya lain, /dev/sda3 tidak terbaca dalam filesystem

setelah mencari solusi dari beberapa website.
Katanya saya harus melihat gedit /etc/fstab

#
# /etc/fstab
# Created by anaconda on Thu Jun 14 07:19:08 2012
#
# Accessible filesystems, by reference, are maintained under '/dev/disk'
# See man pages fstab(5), findfs(8), mount(8) and/or blkid(8) for more info
#
UUID=40d43525-2eb4-4ee5-bde8-0ce897620eb7 / ext4 defaults 1 1
UUID=34f1e3c8-3be6-482c-9aa3-03d4c369036e swap swap defaults 0 0

Nah ternyata benar hasil di atas menandakan hanya 2 partisi saja yg terbaca sda1 dan sda2
Kemana sda3 nya ??????

Saya lakukan perintah

# blkid

/dev/sda1: LABEL="_Fedora-17-i686-" UUID="40d43525-2eb4-4ee5-bde8-0ce897620eb7" TYPE="ext4"

/dev/sda2: UUID="34f1e3c8-3be6-482c-9aa3-03d4c369036e" TYPE="swap"

/dev/sda3: LABEL="data" UUID="ae9eb2fd-9dcd-423c-a064-b68364c26a26" TYPE="ext4"


lalu saya lakukan copy UUID pada /dev/sda3
kemudian paste ke baris terbawah saat kita lakukan perinta # gedit /etc/fstab
maka hasil nya :
UUID=40d43525-2eb4-4ee5-bde8-0ce897620eb7 / ext4 defaults 1 1

UUID=34f1e3c8-3be6-482c-9aa3-03d4c369036e swap swap defaults 0 0

UUID=ae9eb2fd-9dcd-423c-a064-b68364c26a26 /media/data ext4 defaults 0 0

kemudian save (ctrl+s), lalu close.


saya lakukan lagi perintah

[dhanhotel-f17@beefy-miracle ~]$ su -

Password:

[root@beefy-miracle ~]# nautilus


maka muncullah dev/sda3 nya dengan LABEL="data
Sekarang saya masih bingung untuk memberi hak akses pada sda3 tadi agar bisa copy paste langsung tanpa melalui root. Makasih