Powered By Blogger

Senin, 19 Maret 2012

Kisah Raja Bulbul dan Raja Barbar


Kisah raja bulbul dan barbar

Suatu ketika ada kerjaan yang sangat kaya raya yang bernama kerajaan bulbul,
rajanya memiliki seluruh harta yang melimpah, memelihara banyak budak,
mempunyai kendaraan beroda empat (mobil) yang saat itu masih sangat jarang ditemui,

ketika seorang raja hendak pergi menuju pertemuan di negeri seberang,
menggunakan sebuah mobil yang mewah, tetapi ajudannya terburu-buru menutup pintu mobil
sedangkan tangan si raja masih berada dipintu mobil,
alhasil jari telunjuknya pun terjepit hingga putus,

raja pun sangat marah dan murka terhadap ajudan (pelayan) tersebut.
bisa dibayangkan senjata seorang raja ketika memerintah adalah jari telunjuknya
dan sekarang jari tersebut sudah putus dan si pelayan akhirnya dihukum dan dipecatnya.

si pelayan pulang ke rumahnya dengan muka sedih, sang istri pun heran kenapa suaminya
sudah pulang, tidak seperti jam kerja biasanya. sang istri pun bertanya,
"ada apa suamiku jam segini sudah pulang?" lalu suaminya menceritakan semuanya.
sang istri yang sholehah ini pun menenangkan suaminya.

hari telah berlalu, raja bulbul sudah tidak ingat lagi dengan perkara itu,
kemudian sang raja hendak pergi ke negeri seberang (kerajaan barbar), tapi sesampainya di negeri itu,
sang raja bulbul pun heran kenapa masyarakat di sini sangat miskin, dan tak terurus.

dan kemudian raja barbar berpapasan dengan raja bulbul,
raja barbar terheran juga kenapa masih ada orang yang sehat dan bugar di negeri ini
lalu raja tsb memerintahkan anak buahnya untuk
menculik orang yg sangat segar bugar ini (raja bulbul) untuk disantap bersama keluarga kerajaan
disamping itu raja bulbul dan anak buahnya ketakutan, dan pasrah saja.

sebelum disantap, raja bulbul dan beberapa anak buahnya ini dibersihkan terlebih dahulu.
sewaktu dibersihkan, sang koki pun melihat orang ini cacat (tidak memiliki jari) dan melaporkan
ke ketua koki, jangan dilanjutkan untuk di hidangkan karena orang ini cacat dan tidak pantas di santap oleh raja barbar

sambil lari terbirit-birit, raja bulbul pun kembali ke negerinya tp tidak langsung ke rumahnya melainkan
ke rumah pelayan yang telah membuat jari raja ini putus.

sang istri pelayan pun heran, ada apa lagi ini raja sudah selesai permasalahan dengan suaminya
malah datang lagi ke mari. raja bulbul pun langsung memeluk si pelayan itu dan mengucapkan terima kasih telah membuat jarinya putus dan tidak sampai menjadi santapan raja barbar tsb.

jika saja jari si raja tidak putus mungkin sekarang raja bulbul sudah mati disantap raja barbar
lalu si pelayan pun juga berterima kasih kepada raja bulbul karena telah memecatnya.
jika tidak si pelayan ini pun akan mati juga karena masih menjadi pengikut raja dan pergi ke negeri seberang itu

demikian cerita singkat ini,
memiliki hikmah karena kita harus pandai bersyukur
syukuri apa yang telah kita dapat
jangan mengeluh terhadap hidup ini


1 komentar: